Dikatakanbahwa bagian tersebut tetap hidup setelah kematian tubuh dan terus hidup di tempat lain. Sebenarnya, kepercayaan demikian tidak berasal dari Alkitab. Memang, tokoh-tokoh Ibrani purba dalam Alkitab menantikan kehidupan setelah kematian, tetapi bukan berupa kelangsungan hidup dari suatu bagian yang sifatnya tidak berkematian dari diri Percayaada hidup setelah mati, karena itu mentaati perintah dan larangan agar supaya setelah mati masuk surga Allah dalam kehidupan setelah kematian. Jika ternyata hidup setelah mati tak ada maka selamat, karena meski percaya ada hidup setelah mati tapi ternyata tak ada, jadi orang mati hanya jadi bangkai dan kembali jadi tanah dan selesai. PengertianIman kepada hari akhir adalah percaya bahwa sesudah kehidupan ini berakhir masih ada kehidupan yang kekal yaitu hari akhir, termasuk semua proses dan peristiwa yang terjadi pada hari itu, mulai dari kehancuran alam semesta dan seluruh isinya serta berakhirnya seluruh kehidupan (qiyamah), kebangkitan seluruh umat manusia dari alam Ghaafir[40]:39. Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal. Kenikmatan dunia yang beragam, semuanya mengandung nilai godaan dengan kapasitas sendiri-sendiri. Harta dan anak, menempati posisi unggulan sebagai bagian duniawi yang begitu menggoda. Jadisetelah kiamat bumi dan semua planet itu masih ada begitupun dengan kehidupan, sebab kalau bumi ataupun planet" yang tidak ada, dimana Tuhan, Dewa, Malaikat, Setan, Manusia itu akan ngopinya? Oberto Simanjuntak Penulis punya 4 rb jawaban dan 923,1 rb tayangan jawaban 2 thn tZWikdJ. Ilustrasi. Foto Akhwatmuslimah. com – Marilah kita membahas lebih dalam, bagaimana manusia setelah mengalami kematian dan apa yang akan terjadi sesuai dengan apa yang digambarkan dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi. KEHIDUPAN AKHIRAT Kehidupan di dunia ini adalah alam yang ke-3 yang sebelumnya setiap manusia pernah mengalami alam ruh alam ke-1 kemudian ke alam dalam kandungan alam ke-2. Kematian seseorang bukanlah akhir dari segalanya, akan tetapi kematian itulah awal dimulainya kehidupan panjang yang sebenarnya, yaitu kehidupan akhirat. Perlu kami sampaikan proses perjalanan panjang manusia secara garis besar tentang kehidupan akhirat, sesuai dengan apa yang sudah dijelaskan di dalam Al-Qur’an, hingga seseorang masuk ke Surga yang abadi atau ke Neraka yang abadi. ALAM KUBUR Allah berfirman, ”Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang dzalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, sambil berkata “Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.” Al-An’aam [6] ayat 93 Alam kubur ini akan dialami setiap manusia, alam penantian sampai terjadinya Qiamat yang waktunya sudah ditentukan oleh Allah SWT, tidak bisa maju maupun diundur sedetikpun. Adapun orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang beriman dan banyak amal shalihnya, selama di alam kubur terhindar dari siksa kubur, mereka merasa nyaman di dalamnya, dan terasa hanya sebentar saja selama menunggu datangnya Qiamat. Adapun orang-orang kafir dan yang mendustakan ayat-ayat Allah, mereka akan disiksa hingga Qiamat tiba. Kriteria orang-orang yang mendapat azab kubur adalah – Mereka yang setiap buang air kecil, tidak bersuci – Mereka yang suka mengadu domba – Mereka yang suka berbohong – Mereka yang suka melakukan zina dan tidak bertaubat hingga ajal menjemputnya – Mereka yang memakan harta dengan riba – Mereka yang suka berhutang dan sengaja tidak mengembalikan HARI BERBANGKIT Allah SWT berfirman, “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu putusannya masing-masing.” Az-Zumar [39] ayat 68 Penjelasan ayat tersebut bahwa tiupan sangkakala yang pertama, maka matilah semua makhluk yang di langit maupun di bumi, tanpa kecuali dan apa-apa yang ada di dalamnya. Setelah semuanya hancur, musnah, maka beberapa saat kemudian ditiuplan terompet yang kedua, bangkitlah semua manusia sejak dari nabi Adam hingga manusia terakhir yang dimatikan Allah. Saat Qiamat tiba, semuanya bangkit dari kuburnya masing-masing. Qiamat ini terjadi pada hari jum’at, hal ini sesuai dengan salah satu hadist, Nabi Muhammad bersabda “Tidaklah hari Qiamat itu terjadi kecuali pada hari jum’at” Allah berfirman, “Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.” Al-Haqaah [69] ayat 13 dan 14. “Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan mencatat amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.” Al-Mujadilaah [58] ayat 6. Pada saat seluruh manusia dibangkitkan dari alam kuburnya, raga/badan yang ada sewaktu di dunia dulu sudah berubah sesuai dengan amal perbuatan yang dilakukan selama di dunia. Ruh tetap abadi, yang berubah hanya bentuk fisiknya, dan di dalamnya terdapat kekhususan-kekhususan yang baru, seperti tidak mati walau tertimpa musibah, siksaan dan mereka dapat melihat malaikat dan jin. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Saya adalah penghulu anak Adam pada hari Qiamat, dan orang yang pertama kali dibangkitkan dari kubur”. HR. Muslim Hidup sesudah mati diawali dari bangkitnya seluruh manusia sejak dari Nabi Adam hingga manusia-manusia diakhir zaman. Saat Qiamat tiba semua tanpa kecuali bangkit dari kuburnya. Padang Mahsyar adalah dataran yang sangat luas tempat berkumpul para makhluk pertama, hingga makhluk yang terakhir hidup. Dataran Mahsyar berada di alam akhirat, dan dikatakan berpasir, tidak terlihat tinggi maupun rendah. Di Mahsyar inilah semua makhluk Allah yang berada di tujuh lapis langit dan bumi termasuk malaikat, jin, manusia, binatang berkumpul dan berdesak-desakan. Setiap manusia pada hari pengadilan akan hadir di mahsyar, diiringi oleh dua malaikat, yang satu sebagai pengiringnya dan yang satu lagi sebagai saksi atas segala perbuatannya di dunia. Hari Perhitungan Amal/Hisab Allah berfirman, “Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, Al-Ghasyiah [88] ayat 25 Kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka. Al-Ghasyiah [88] ayat 26 Pada hari perhitungan amal Hisab ini, Allah SWT akan menampakkan kepada hamba-hamba-Nya semua amal-amal yang telah mereka perbuat, baik berupa amal-amal ketaqwaan maupun amal-amal kekafiran mereka. Maka sebenar-benar kesaksian mereka adalah Rabb yang telah menciptakan manusia. Allah SWT mempersaksikan manusia atas diri mereka sendiri, demikian pula bumi, harta, malaikat, bahkan “seluruh anggota badan” mereka ikut serta menjadi “saksi” atas perbuatan-perbuatan yang telah mereka perbuat, saat berada dialam didunia yang fana dan sementara, sebagai terminal menuju kehidupan yang abadi. “Barang siapa yang berat timbangan kebaikan nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan.”Al-Mukminun [23] ayat 102 “Dan barang siapa yang ringan timbangan kebaikan nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri,mereka kekal di dalam Neraka Jahannam.” Al-Mukminun [23]ayat 103 “Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari Qiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika amalan itu hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan pahalanya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” Al-Anbiya [21] ayat 47 “Mizan” adalah nama timbangan amal yang amat sangat teliti, yang diletakkan Allah SWT pada hari Qiamat untuk menimbang amalan-amalan seluruh hamba-Nya, apakah seseorang lebih berat amal kebaikannya yang akhirnya menempati Surga, ataukah seseorang ringan timbangan amal kebaikannya sehingga menempati Neraka. Jembatan Sirath adalah jembatan yang membentang di atas neraka, dan jembatan inilah jalan satu-satunya menuju surga. Orang-orang yang memiliki amal shaleh akan dengan mudah melewati jembatan sirath ini, namun bagi mereka orang-orang kafir, mereka tidak akan bisa melewatinya dan mereka akan jatuh kedalam neraka dan mereka kekal didalamnya. PENGHUNI SURGA & NERAKA Allah berfirman, “yaitu pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, dikatakan kepada meraka “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, yaitu Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar”. Al-Hadid [57] ayat 12 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah Surga Adnin yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka “kekal” di dalamnya “selama-lamanya”. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah balasan bagi orang yang takut kepada Tuhannya…” Al-Bayyinah [98] ayat 7 Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik akan masuk ke Neraka Jahannam; mereka “kekal” di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” Al-Bayyinah [98] ayat 6 “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” Al-A’raaf [7] ayat 179 Semoga kita semua benar-benar bisa menyiapkan bekal untuk kehidupan panjang di akhirat nanti dengan menjalankan syariat Islam yang sebanar-benarnya, dengan berislam secara kaffah, aamiin. [ ] ==== Sumber quran1234 Umat muslim meyakini bahwa ada kehidupan lain di alam akhirat, setelah kehidupan di alam dunia selesai. Setelah manusia meninggal dunia dan dimakamkan, perjalanannya ke alam akhirat dimulai. Dan inilah sebelas tahapan yang akan dijalani manusia dalam menuju alam Alam BarzahPara ulama bersepakat tentang kebenaran azab dan nikmat yang ada di alam kubur barzah. Nikmat tersebut merupakan nikmat yang hakiki, begitu pula azabnya, bukan sekadar bayangan atau perasaan sebagaimana diklaim oleh kebanyakan ahli bid’ah. Pertanyaan kubur berlaku terhadap ruh dan jasad manusia, baik orang mukmin maupun kafir. Dalam sebuah hadits sahih disebutkan, Rasulullah SAW selalu berlindung kepada Allah SWT dari siksa kubur. Rasulullah SAW menyebutkan, sebagian dari pelaku maksiat yang akan mendapatkan azab kubur, diantaranya mereka yang suka mengadu domba, suka berbuat ghulul, berbuat kebohongan, membaca Al Qur’an tetapi tidak melaksanakan apa yang diperintahkan dan yang dilarang Al’Qur’an, melakukan zina, memakan riba, belum membayar utang setelah mati orang yang berutang akan tertahan tidak masuk surga karena utangnya, dan tidak bersuci setelah buang air kecil, sehingga masih yang dapat menyelamatkan seseorang dari siksa kubur adalah shalat wajib, shaum, zakat, dan perbuatan baik berupa kejujuran, menyambung silaturahim, segala perbuatan yang ma’ruf dan berbuat baik kepada manusia, juga berlindung kepada Allah SWT dari azab Peniupan SangkakalaSangkakala adalah terompet yang ditiup oleh Malaikat Israfil, yang menunggu kapan diperintahkan Allah SWT. Tiupan yang pertama akan mengejutkan manusia dan membinasakan mereka dengan kehendak Allah SWT, seperti dijelaskan Al Qur’an“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah semua yang di langit dan di bumi, kecuali apa yang dikehendaki oleh Allah SWT.” QS. Az Zumar 68.Tiupan itu akan mengguncang seluruh alam dengan guncangan yang keras dan hebat, sehingga merusak seluruh susunan alam. Ia akan membuat gunung jadi rata, bintang bertabrakan, matahari tergulung, lalu hilanglah cahaya seluruh benda di alam semesta. Setelah itu keadaan alam semesta kembali seperti awal SWT menggambarkan kedahsyatan saat kehancuran tersebut sebagaimana firman-Nya ”Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu kejadian yang sangat besar dahsyat. Ingatlah pada hari ketika kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya, dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi adzab Allah sangat keras.” QS. Al Hajj 1-2.Tiupan sangkakala yang kedua adalah tiupan untuk membangkitkan seluruh manusia “Dan tiupan sangkakala kedua, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya menuju kepada Rabb mereka. QS. Yaa Siin 51.Rasulullah SAW bersabda, “Kemudian ditiuplah sangkakala, dimana tidak seorang pun tersisa kecuali semuanya akan dibinasakan. Lalu Allah SWT menurunkan hujan seperti embun atau bayang-bayang, lalu tumbuhlah jasad manusia. Kemudian sangkakala yang kedua ditiup kembali, dan manusia pun bermunculan bangkit dan berdiri”. HR. Muslim.3. Hari Berbangkit“Pada Hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan mencatat perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha menyaksikan segala sesuatu”. QS. Al Mujadilah 6.4. Padang Mahsyar“Yaitu pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain dan demikian pula langit, dan mereka semuanya di Padang Mahsyar berkumpul menghadap ke hadirat Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”. QS. Ibrahim 48.Hasr adalah pengumpulan seluruh makhluk pada hari kiamat untuk dihisab dan diambil keputusannaya. Lama di Padang Mahsyar adalah satu hari yang berbanding tahun di dunia. Allah berfirman “Malaikat-malaikat dan Jibril naik menghadap kepada Rabb dalam sehari yang kadarnya tahun.” QS. Al Maarij 4.Karena lamanya hari itu, manusia merasa hidup mereka di dunia ini hanya seperti satu jam saja.“Dan ingatlah akan hari yang di waktu itu Allah mengumpulkan mereka, mereka merasa di hari itu seakan-akan mereka tidak pernah berdiam di dunia kecuali hanya sesaat saja di siang hari. 45.“Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang berdosa, bahwa mereka tidak berdiam dalam kubur melainkan sesaat saja.” QS. Ar-Ruum 55.Adapun orang yang beriman merasakan lama pada hari itu seperti waktu antara dhuhur dan ashar saja. Keadaan orang kafir saat itu sebagaimana firman-Nya, ”Orang kafir ingin seandainya ia dapat menebus dirinya dari azab hari itu dengan anak-anaknya, dengan istri serta saudaranya, dan kaum familinya yang melindunginya ketika di dunia, dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian mengharapkan tebusan itu dapat menyelamatkannya”. QS. Al-Ma’arij 11-14.5. SyafaatSyafaat ini khusus hanya untuk umat muslim, dengan syarat tidak berbuat syirik besar yang menyebabkan kekafiran. Adapun bagi orang musyrik, kafir dan munafik, maka tidak ada syafaat bagi diberikan Rasulullah SAW kepada umat Muslim dengan izin dari Allah SWT.Baca lanjutannya 11 Tahapan Perjalanan Manusia Menuju Alam Akhirat Bagian 2

setelah kehidupan dunia berakhir masih ada kehidupan lain yaitu